Setelah Git terpasang di Windows, kita dapat menyimpan project secara lokal dengan commit. Langkah berikutnya adalah mengirim repository tersebut ke GitHub.
Visual Studio Code mempermudah proses ini karena memiliki terminal dan panel Source Control, tetapi konsep Git di belakangnya tetap sama.
Persiapan
Pastikan:
- Git sudah terinstal.
- VS Code sudah tersedia.
- Kamu memiliki akun GitHub.
- Project sudah siap.
- Tidak ada credential atau file sensitif yang akan dipush.
1. Buka Project di VS Code
Pilih folder project melalui VS Code.
Contoh struktur:
website-saya/
├── index.html
├── style.css
└── script.js
2. Buka Terminal
Gunakan terminal bawaan VS Code lalu periksa Git:
git --version
Jika versi tampil, VS Code dapat menggunakan Git dari environment tersebut.
3. Inisialisasi Repository
Jika folder belum menjadi repository:
git init
4. Buat .gitignore
Sebelum staging, tentukan file yang tidak boleh masuk repository.
Contoh:
.env
*.log
node_modules/
vendor/
Jangan push password database, API key, bot token, private key, atau credential produksi.
5. Periksa Status
git status
Baca daftar file sebelum menambahkan semuanya.
6. Tambahkan File
git add .
Lalu cek lagi:
git status
Pastikan tidak ada file sensitif di staging area.
7. Buat Commit
git commit -m "Initial commit"
8. Buat Repository di GitHub
Buat repository baru melalui akun GitHub.
Jika project lokal sudah memiliki file dan commit, membuat repository remote kosong dapat membuat langkah awal lebih sederhana karena tidak ada history tambahan yang perlu digabung.
9. Salin URL Repository
GitHub menyediakan URL remote repository melalui HTTPS atau SSH.
Contoh placeholder:
https://github.com/username/nama-repository.git
10. Tambahkan Remote origin
git remote add origin https://github.com/username/nama-repository.git
Periksa:
git remote -v
11. Pastikan Branch Utama
Jika ingin menggunakan main:
git branch -M main
12. Push ke GitHub
git push -u origin main
Pada proses autentikasi, ikuti metode yang didukung GitHub dan konfigurasi Git di perangkat. Jangan memasukkan password akun ke tempat yang tidak sesuai.
13. Periksa Repository
Buka halaman repository GitHub lalu pastikan file project sudah tampil.
Workflow Update Berikutnya
Setelah repository terhubung, workflow harian biasanya:
git status
git add .
git commit -m "Jelaskan perubahan"
git push
Menggunakan Panel Source Control
Selain terminal, VS Code memiliki panel Source Control.
Dari sana kita dapat:
- Melihat file berubah.
- Melakukan stage.
- Menulis pesan commit.
- Membuat commit.
- Melakukan sync atau push sesuai konfigurasi.
Untuk pemula, memahami command line dasar tetap penting agar tidak bergantung penuh pada tombol UI.
Repository Sudah Punya README
Jika remote GitHub sudah memiliki commit sendiri, sementara repository lokal juga memiliki history, push dapat ditolak karena history berbeda.
Jangan menggunakan force push secara sembarangan.
Pelajari dulu commit yang ada di remote dan gabungkan history dengan cara yang sesuai.
Error Remote origin Already Exists
Periksa remote:
git remote -v
Jika origin sudah ada tetapi URL salah, ubah:
git remote set-url origin URL_BARU
Error Push Ditolak
Push dapat ditolak jika remote memiliki commit yang belum ada secara lokal.
Periksa branch dan remote terlebih dahulu. Jangan langsung menjalankan opsi force karena dapat menimpa history orang lain.
File Terlalu Besar
Repository source code sebaiknya tidak menjadi tempat menyimpan semua file besar seperti video, backup ZIP, database dump, atau output build yang tidak diperlukan.
Gunakan penyimpanan dan workflow yang sesuai jenis file.
Terlanjur Commit File Rahasia
Menghapus file dari commit terbaru tidak selalu menghapusnya dari seluruh history.
Jika secret pernah dipush:
- Anggap secret sudah bocor.
- Cabut atau rotasi credential tersebut.
- Bersihkan history jika diperlukan.
- Tambahkan pola ke
.gitignore.
Repository Public atau Private?
Pilih berdasarkan kebutuhan project.
Repository private bukan alasan untuk menyimpan secret sembarangan. Credential tetap sebaiknya dikelola di luar source code.
Checklist Sebelum Push
git statussudah diperiksa..gitignoresudah sesuai.- Tidak ada password atau token.
- Commit sudah dibuat.
- Remote origin benar.
- Branch yang dipush benar.
Kesimpulan
Upload project ke GitHub dari VS Code pada dasarnya menggunakan workflow Git biasa: inisialisasi repository, stage perubahan, commit, hubungkan remote, lalu push.
Setelah memahami alur ini, materi berikutnya akan membahas lebih fokus perintah git add, commit, push, dan pull.
Artikel berikutnya untuk kamu
Belum ada rekomendasi lain.
Artikel berikutnya
Cara Install Git di Windows untuk Pemula →