Sebelum mengunggah
Pastikan paket website memiliki file utama index.html. File CSS, JavaScript, dan gambar harus menggunakan alamat relatif yang benar. Untuk website sederhana, struktur yang aman adalah:
index.html
style.css
script.js
images/
└── logo.png
public_html dapat membuat halaman lama tidak dapat dipulihkan jika tidak ada backup.1. Buka File Manager
- Masuk ke cPanel.
- Pilih menu File Manager.
- Buka folder
public_html. - Pastikan folder tersebut merupakan document root domain utama.
Pada beberapa hosting, addon domain dapat menggunakan folder berbeda. Periksa menu Domains untuk mengetahui Document Root yang digunakan.
2. Upload file website
Klik tombol Upload, lalu unggah file satu per satu atau unggah paket ZIP. Jika menggunakan ZIP, pilih file tersebut di File Manager lalu klik Extract.
Hasil akhirnya harus seperti berikut:
public_html/
├── index.html
├── style.css
├── script.js
├── robots.txt
├── sitemap.xml
└── artikel/
Kesalahan yang sering terjadi adalah file masuk ke folder tambahan, misalnya public_html/nama-folder/index.html. Akibatnya, domain utama tetap menampilkan halaman lama atau halaman kosong.
3. Pastikan index.html menjadi halaman utama
Server biasanya mencari index.php atau index.html. Jika terdapat halaman bawaan hosting, ubah namanya menjadi cadangan, misalnya index-lama.html, lalu pastikan file baru bernama index.html.
4. Aktifkan SSL dan HTTPS
- Buka SSL/TLS Status.
- Pastikan domain dan versi
wwwmemperoleh sertifikat valid. - Buka menu Domains.
- Aktifkan Force HTTPS Redirect.
Setelah aktif, alamat http:// seharusnya diarahkan ke https://. Jangan menghapus sertifikat yang masih digunakan.
5. Bersihkan cache dan lakukan pengujian
Tekan Ctrl + F5 atau buka mode Incognito. Uji halaman utama, menu, tombol, artikel, dark mode, serta tampilan ponsel.
- CSS tidak terbaca: periksa nama file dan kapitalisasi.
- JavaScript tidak berjalan: buka Console pada DevTools.
- Halaman 404: periksa folder dan alamat tautan.
- Website lama masih muncul: bersihkan cache browser dan cache hosting.
6. Cara memperbarui website
Edit file pada komputer terlebih dahulu, uji secara lokal, kemudian unggah file yang berubah. Simpan salinan versi sebelumnya sebelum menimpa file aktif. Untuk perubahan besar, gunakan nama folder cadangan dengan tanggal agar rollback lebih mudah.
Artikel berikutnya
Perbedaan HTML, CSS, dan JavaScript →